KLIK. SAMPIT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menyosialisasikan jalur khusus angkutan berat menyusul masih adanya truk yang memasuki kawasan perkotaan Sampit. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, mengurangi risiko kerusakan jalan, dan menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Kepala Dishub Kotim Raihansyah mengatakan, truk yang masih masuk ke kawasan kota menjadi perhatian, terutama setelah penutupan jalan di sekitar runway 13 Bandara H Asan Sampit.
“Masih ada beberapa truk yang masuk kota. Mungkin ada yang salah arah atau belum memahami jalur yang harus dilalui, sehingga sosialisasi terus kami lakukan,” ujarnya.
Untuk membantu pengemudi memahami rute yang benar, Dishub menempatkan petugas di sejumlah titik, termasuk di ujung jalan kawasan runway bandara. Petugas memberikan arahan kepada pengemudi setiap hari agar kendaraan melintasi jalur yang telah ditentukan.
Raihansyah menegaskan, kendaraan angkutan yang dilarang melintasi jalan dalam kota, termasuk truk pengangkut crude palm oil (CPO), wajib mengikuti pengaturan jalur tersebut.
Pengaturan ini bertujuan menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan sekaligus mengurangi risiko kerusakan jalan akibat kendaraan berat.
Dishub juga mengimbau pengemudi untuk mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas. Dengan demikian, arus lalu lintas di pusat Kota Sampit diharapkan tetap lancar dan aktivitas masyarakat tidak terganggu. (KLIK-RED)