Home Berita Metropolis Kabut Asap Mulai Menipis, Penerbangan Sampit Berangsur Normal

Kabut Asap Mulai Menipis, Penerbangan Sampit Berangsur Normal

  Sugianto   | Jumat , 30 Oktober 2026
6f47d401d292b8afa9ab21f52dbed23b.jpg
Pesawat milik Maskapai NAM Air saat berada di Bandara H Asan Sampit. (Dokumentasi Sugianto Klikkalteng.id)

KLIK. SAMPIT – Aktivitas penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai pulih setelah sekitar 38 hari terganggu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Membaiknya jarak pandang memungkinkan sejumlah maskapai kembali menjadwalkan penerbangan dari dan menuju Sampit.

Wings Air menjadi maskapai pertama yang kembali beroperasi pada Jumat (30/10/2026). Maskapai tersebut kembali melayani penerbangan menggunakan pesawat jenis ATR setelah sebelumnya menghentikan operasional selama sekitar 38 hari.

Personal in Charge (PIC) Civil Aviation Publication Team Bandara Haji Asan Sampit, Alfiansyah, membenarkan kembalinya penerbangan tersebut. Menurutnya, kondisi udara yang mulai membaik memungkinkan aktivitas penerbangan kembali berjalan.

"Mulai hari ini Wings Air sudah terbang kembali. Sebelumnya sekitar 38 hari tidak ada penerbangan, tetapi sekarang kondisi udara sudah mulai membaik," ujarnya.

Wings Air kembali membuka rute Surabaya-Sampit dan Sampit-Surabaya. Pada Jumat (30/10), pesawat dari Surabaya dijadwalkan tiba di Sampit pukul 13.25 WIB dan kembali berangkat menuju Surabaya pukul 13.50 WIB.

Jadwal penerbangan berlanjut pada Sabtu (31/10). Pesawat dari Surabaya dijadwalkan tiba pukul 09.20 WIB, kemudian berangkat kembali dari Sampit pukul 09.40 WIB.

Maskapai lain juga mulai menyiapkan pengoperasian kembali layanan penerbangan. Super Air Jet dijadwalkan melayani rute Jakarta-Sampit dan Sampit-Jakarta pada Minggu (1/11), dengan jadwal kedatangan pukul 14.10 WIB dan keberangkatan pukul 14.50 WIB.

Sementara itu, NAM Air merencanakan penerbangan rute Sampit-Surabaya pada Rabu (4/11). Pesawat dijadwalkan berangkat dari Sampit pukul 13.05 WIB dan tiba di Surabaya pukul 14.10 WIB.

Alfiansyah menyebut membaiknya kondisi cuaca menjadi perkembangan positif bagi operasional Bandara Haji Asan. Meski demikian, keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap penerbangan.

Ia mengingatkan calon penumpang agar memastikan jadwal dan status penerbangan melalui informasi resmi maskapai. Hal ini penting untuk mengantisipasi perubahan jadwal akibat perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang.

Imbauan serupa disampaikan NAM Air kepada calon penumpang agar memeriksa kembali status penerbangan sebelum berangkat ke bandara.

Kembalinya sejumlah maskapai diharapkan membantu memulihkan konektivitas udara Sampit dengan kota-kota lain. Namun, keberlanjutan operasional tetap bergantung pada kondisi cuaca dan terpenuhinya standar keselamatan penerbangan. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami