KLIKKALTENG.ID – Proses evakuasi helikopter yang jatuh di perairan Sungai Barito, Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, masih berlangsung, Minggu (8/11). Informasi terbaru menyebutkan, satu orang diduga masih terjebak di dalam badan helikopter setelah insiden tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar melalui jejaring komunikasi relawan dan warga di sekitar lokasi, sebagian orang yang berada di dalam helikopter dilaporkan berhasil menyelamatkan diri. Namun, satu orang lainnya diduga masih tertahan di dalam kabin karena terikat sabuk pengaman.
Kondisi tersebut membuat proses evakuasi menjadi perhatian. Warga dan pihak yang berada di lokasi masih berupaya melakukan penanganan untuk memastikan keberadaan serta kondisi orang yang diduga belum berhasil keluar dari helikopter.
Baca Juga:
Kebakaran Gegerkan Jalan Niaga Kotim, Satu Bangunan Terbakar
Helikopter tersebut diketahui merupakan pesawat yang digunakan untuk kegiatan water bombing, yakni membawa wadah atau ember air untuk mendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Lokasi kejadian berada di wilayah Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, yang merupakan kawasan perbatasan perairan antara Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, tepatnya di sekitar perbatasan Kecamatan Kuripan dan Kecamatan Paminggir.
Sebelumnya, insiden jatuhnya helikopter tersebut sempat terekam dalam video warga. Informasi awal menyebutkan helikopter mengalami kecelakaan saat berada di kawasan Sungai Barito.
Baca Juga:
Kru Terakhir Helikopter MI-17 Ditemukan di Dalam Bangkai Pesawat
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai identitas orang yang diduga masih terjebak, kondisi terakhir proses evakuasi, maupun penyebab kecelakaan. Jumlah keseluruhan orang di dalam helikopter juga masih menunggu kepastian dari pihak berwenang.
Upaya evakuasi masih menjadi prioritas untuk memastikan seluruh orang yang berada di dalam helikopter dapat ditemukan dan mendapatkan penanganan. (KLIK-RED)