Home Berita Nasional TNI Temukan Black Box Mi-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

TNI Temukan Black Box Mi-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

  Redaksi   | Minggu , 08 November 2026
a7fb7444bd6a40183c40af678276e5fa.jpg
TNI menemukan dan mengevakuasi Flight Data Recorder (FDR) atau perangkat perekam data penerbangan helikopter Mi-17 yang jatuh di perairan Kuala Pembuang, Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Perangkat tersebut ditemukan bersama bagian ekor helikopter dalam operasi evakuasi, Sabtu (7/11). (Foto : Pusat Penerangan TNI)

KLIK. SERUYAN – TNI menemukan dan mengevakuasi Flight Data Recorder (FDR) atau perangkat perekam data penerbangan helikopter Mi-17 yang jatuh di perairan Kuala Pembuang, Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Perangkat tersebut ditemukan bersama bagian ekor helikopter dalam operasi evakuasi, Sabtu (7/11).

Berdasarkan keterangan Pusat Penerangan TNI, operasi dipimpin Kasi Operasi Korem 102/Panju Panjung selaku ketua tim. Pencarian melibatkan penyelam TNI Angkatan Laut, personel Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad), Polairud, dan Basarnas.

Proses pencarian dan pengangkatan dilakukan melalui penyelaman. Sebelum operasi dimulai, tim menyiapkan peralatan dan melaksanakan pengarahan teknis untuk memastikan seluruh tahapan berjalan aman sesuai prosedur.

Baca Juga:
Duka dari Misi Karhutla di Kalteng, Sertu Heri Gugur dan Tinggalkan Kehilangan bagi Keluarga

Setelah berhasil diangkat, FDR diserahkan kepada Tim Investigasi Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad) untuk mendukung penyelidikan kecelakaan. Data dari perangkat tersebut diharapkan membantu tim mengungkap rangkaian peristiwa dan faktor penyebab jatuhnya helikopter.

Penemuan FDR menjadi bagian penting dalam proses investigasi. Namun, penyebab kecelakaan belum dapat disimpulkan sebelum tim menyelesaikan pemeriksaan dan analisis terhadap data penerbangan serta bukti lainnya.

TNI menyatakan operasi tersebut melibatkan kerja sama sejumlah unsur untuk mendukung pencarian dan penanganan kecelakaan. Hasil pelaksanaan tugas juga akan menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kesiapsiagaan prajurit. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami