KLIKKALTENG.ID – Sebuah helikopter dilaporkan jatuh di perairan Sungai Barito, Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11) siang. Detik-detik insiden tersebut sempat terekam kamera warga dan videonya beredar di masyarakat.
Rekaman itu memperlihatkan helikopter mengalami kecelakaan di kawasan sungai yang berada di perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima jejaring relawan sekitar pukul 12.21 WITA.
Helikopter tersebut diduga merupakan jenis Eurocopter EC225LP Super Puma II+ atau Airbus Helicopters H225 dengan nomor registrasi VH-HGM. Namun, identitas dan jenis pesawat masih memerlukan konfirmasi dari pihak berwenang.
Baca Juga:
Pertumbuhan Ekonomi Kalteng Terendah di Kalimantan, BPS Soroti Pelemahan Sejumlah Sektor
Sebelum insiden terjadi, helikopter itu disebut sedang mengambil air dari Sungai Barito. Aktivitas tersebut diduga berkaitan dengan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan melalui metode water bombing.
Informasi sementara juga menyebutkan helikopter diduga membawa sejumlah warga negara asing (WNA). Namun, jumlah penumpang, identitas awak, serta pihak yang berada di dalam pesawat belum diketahui secara pasti.
Kabar awal yang beredar menyebutkan belum ada korban yang dilaporkan. Meski demikian, kondisi pilot dan seluruh awak belum dapat dipastikan sehingga masih menunggu informasi resmi dari petugas di lapangan.
Baca Juga:
Bukan Sekadar Kotak Jam, Polisi Temukan Lima Paket Sabu di Dalamnya
Insiden ini menambah perhatian terhadap keselamatan operasi pemadaman karhutla melalui udara di Kalimantan. Sebelumnya, helikopter Mi-17 milik Penerbangan TNI Angkatan Darat juga mengalami kecelakaan saat menjalankan misi water bombing di wilayah perairan Seruyan, Kalimantan Tengah.
Hingga berita ini disusun, informasi mengenai kondisi seluruh penumpang, proses evakuasi, serta penyebab kecelakaan helikopter di Sungai Barito masih menunggu kepastian dari pihak berwenang. (KLIK-RED)