Home Pemerintah Pemprov Kalteng Sekda Kalteng Minta Anggaran Porprov XIII Disusun Lebih Selektif

Sekda Kalteng Minta Anggaran Porprov XIII Disusun Lebih Selektif

  Akhmad Syahriansyah   | Rabu , 04 November 2026
5c8574de5aaba852c049f6da6c4c78be.jpg
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Linae Victoria Aden. (Istimewa)

KLIK. PALANGKA RAYA – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Linae Victoria Aden mengingatkan seluruh bidang dalam kepanitiaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII agar meninjau kembali rencana kebutuhan anggaran. Penyusunan anggaran harus dilakukan secara selektif dan efisien tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan.

Linae mengatakan, evaluasi diperlukan untuk menyesuaikan kebutuhan kegiatan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah daerah. Setiap bidang diminta mengidentifikasi komponen belanja yang masih dapat dikurangi tanpa mengganggu kebutuhan utama.

“Karena itu seluruh bidang harus dilihat lagi rencana kebutuhan belanjanya, terutama yang masih memungkinkan untuk dikurangi tanpa mengganggu kualitas kegiatan,” katanya, Rabu (4/11).

Baca Juga:
Agustiar Sabran dan Pangdam Zainul Tanam Pohon di Kawasan Bekas Karhutla Pulang Pisau

Ia menyampaikan, penyelenggaraan Porprov XIII menjadi perhatian gubernur. Karena itu, arahan pimpinan daerah menekankan agar seluruh kebutuhan anggaran disusun berdasarkan skala prioritas.

Hasil evaluasi dari setiap bidang selanjutnya akan dikoordinasikan dengan bendahara umum untuk dibahas dan disepakati bersama. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan alokasi anggaran sesuai kebutuhan penyelenggaraan.

“Jadi pimpinan meminta seluruh bidang menyusun kembali rencana kebutuhan anggaran, pasti ada komponen yang masih dapat diefisienkan,” ujarnya.

Baca Juga:
Pemprov Kalteng Upayakan Bantuan Pangan bagi Warga di Tengah Kabut Asap

Selain efisiensi, Linae menegaskan penggunaan anggaran harus berpedoman pada Standar Biaya Umum (SBU). Ketentuan tersebut menjadi acuan agar setiap pengeluaran memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Prinsip yang harus menjadi pegangan bersama adalah efektif, efisien, terukur, terkendali, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.(KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami