KLIK. SAMPIT – Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan semi permanen berukuran 6 x 4 meter di Jalan Niaga, Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (7/11) siang. Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim berhasil melokalisir api sekitar 18 menit setelah tiba di lokasi.
Laporan kebakaran diterima Damkarmat Kotim sekitar pukul 14.18 WIB. Personel langsung bergerak dua menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 14.29 WIB.
Petugas segera melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas. Kobaran api berhasil dilokalisir sekitar pukul 14.36 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Baca Juga:
Kecelakaan di Pal 4 Pundu Libatkan Dua Truk, Minibus, dan Motor, Satu Orang Meninggal Dunia
Komandan Regu III Damkarmat Kotim, Harianto, mengatakan personel langsung bergerak setelah menerima laporan kejadian.
"Begitu informasi diterima, anggota langsung melakukan persiapan dan berangkat ke lokasi. Setibanya di sana, pemadaman segera dilakukan hingga api berhasil dilokalisir," ungkap Harianto.
Bangunan semi permanen yang terbakar diketahui milik Masrani (65) dan Bulan (60). Berdasarkan laporan petugas, tidak ada objek lain yang dilaporkan terdampak.
Baca Juga:
Harga Sawit Turun dalam Sepekan, Petani Kotim Kembali Tertekan
Dalam penanganan tersebut, Damkarmat Kotim mengerahkan mobil tangki pemadam 13, mobil unit pemadam 05, serta satu unit Hilux Rescue. Operasi melibatkan personel Regu III dan Regu I dengan dukungan Sektor Eka Bahurui dan Peleton I.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan taksiran kerugian material belum tercantum dalam laporan petugas.
Harianto mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran. Kecepatan penyampaian informasi dapat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas.
Baca Juga:
Kayu Tumbang dan Gulma Ganggu Akses Pemadam Karhutla di TNTP
"Kami mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran. Kecepatan informasi sangat membantu petugas agar penanganan bisa dilakukan lebih awal sebelum api membesar," pungkasnya.
Setelah pemadaman, pendinginan, dan pemeriksaan selesai, operasi Damkarmat berakhir pukul 14.48 WIB. Seluruh personel kemudian kembali ke Markas Komando untuk melanjutkan kesiapsiagaan. (KLIK-RED)