Home Peristiwa Sopir Travel Kenali Penumpang, Terduga Pencuri Tas Perawat RSUD Murjani Dibekuk

Sopir Travel Kenali Penumpang, Terduga Pencuri Tas Perawat RSUD Murjani Dibekuk

  Sugianto   | Sabtu , 10 Oktober 2026
2a49db5ded198efe0ae15ad4c25e6843.jpg
Tangkapan layar detik-detik penangkapan tersangka pencurian tas milik perawat RSUD dr Murjani Sampit yang viral tertangkap atas siasat sopir travel yang mengenalinya. (Istimewa)

KLIK.SAMPIT – Seorang pria yang diduga mencuri tas milik perawat RSUD dr Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diamankan saat menumpang mobil travel di Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Jumat (9/10) malam. Keberadaannya diketahui setelah istri sopir mengenali pria tersebut dari informasi identitas yang beredar di grup WhatsApp.

Penangkapan sekitar pukul 21.00 WIB itu bermula ketika istri sopir mencocokkan foto yang beredar dengan penumpang di dalam kendaraan. Setelah merasa yakin, sopir berkoordinasi dengan polisi di Sampit.

Untuk menghubungi petugas tanpa menimbulkan kecurigaan, sopir berpura-pura pergi ke toilet. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti hingga pria itu diamankan. Ia diduga hendak melanjutkan perjalanan menuju Kalimantan Selatan.

M Teguh, sepupu Febby Lovita Sari, perawat yang kehilangan tas, mengatakan informasi dari pihak travel menjadi petunjuk penting untuk mengetahui keberadaan pria tersebut.

“Syukurlah, pihak travel mengenali pria itu saat berada di dalam mobil. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti hingga dia diamankan,” kata Teguh, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Teguh, pria tersebut diamankan tanpa perlawanan. Namun, ia belum memperoleh kepastian mengenai status hukum pria itu maupun keberadaan seluruh barang milik korban.

Tas milik Febby dilaporkan hilang pada Jumat pagi saat ditinggalkan di kursi ruang perawat Ruang Cempaka, Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Murjani Sampit. Sekitar pukul 09.30 WIB, korban kembali dan mendapati tasnya sudah tidak ada.

Rekaman kamera pengawas atau CCTV yang beredar diduga memperlihatkan seorang pria menutupi tas menggunakan jaket sebelum membawanya pergi.

Tas tersebut berisi laptop Lenovo, iPhone 16 Plus, ponsel Realme C17, dompet berisi kartu identitas dan ATM, STNK, kunci sepeda motor, serta uang tunai Rp300.000. Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp30 juta.

Teguh juga menyebut iPhone milik korban diduga telah dijual ke sebuah konter di Sampit. Namun, informasi tersebut belum terkonfirmasi.

Korban telah melaporkan kehilangan itu ke Polres Kotim. Hingga berita ini disusun, keterangan resmi kepolisian mengenai identitas pria yang diamankan, status hukumnya, serta perkembangan penelusuran barang-barang milik korban masih diperlukan.

Pria tersebut tetap perlu diposisikan sebagai terduga sampai ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai hasil penyelidikan dan status hukumnya. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami