Home Berita Metropolis Karhutla Membayangi Palangka Raya, Polisi Padamkan Api di Empat Kecamatan

Karhutla Membayangi Palangka Raya, Polisi Padamkan Api di Empat Kecamatan

  Akhmad Syahriansyah   | Sabtu , 03 Oktober 2026
da7b0c22ef48354fa1ad4a8b2c177c15.jpg
Polsek Rakumpit memasang garis polisi di areal yang sebelumnya terbakar di Jalan Tumbang Talaken Km 78, Kelurahan Bukit Sua.(istimewa)

KLIK-PALANGKA RAYA- Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih membayangi sejumlah wilayah Kota Palangka Raya. Polisi bersama unsur masyarakat melakukan pemadaman dan pengecekan titik panas di Kecamatan Rakumpit, Sabangau, Bukit Batu, hingga Jekan Raya untuk mencegah api meluas.

Di Kecamatan Rakumpit, Unit Reskrim Polsek Rakumpit memasang garis polisi atau police line di lahan yang sebelumnya terbakar di Jalan Tumbang Talaken Km 78, Kelurahan Bukit Sua. Langkah itu dilakukan setelah personel bersama unsur terkait memadamkan api di titik panas.

Polisi juga mendata dan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pemilik lahan dan warga yang ikut membantu pemadaman. Keterangan tersebut diperlukan untuk menelusuri kronologi kejadian dan membantu proses penanganan lebih lanjut.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kapolsek Rakumpit Iptu Didik Suhardianto mengatakan, pengamanan lokasi dan pendataan saksi menjadi bagian dari penanganan karhutla.

“Setelah api ditangani, lokasi kami amankan dengan memasang police line dan melakukan pendataan terhadap saksi-saksi. Keterangan dari para saksi diperlukan untuk membantu mengetahui rangkaian kejadian kebakaran,” ujar Didik, Kamis (3/9/2026).

Sementara itu, di Kecamatan Sabangau, personel Polsek Sabangau bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) memadamkan titik api di Jalan Tabat Kalsa, Kelurahan Sabaru.

Tim membawa mesin pemadam dan perlengkapan pendukung. Namun, akses menuju lokasi yang sulit dijangkau menjadi kendala. Petugas memanfaatkan air dari parit yang hampir mengering untuk membantu pemadaman.

Kapolsek Sabangau Iptu Agung Setiyanto mengatakan, personel bersama MPA langsung bergerak setelah menemukan titik api.

“Personel bersama MPA langsung melakukan pemadaman di titik hotspot. Karena lokasi sulit dijangkau mesin pemadam, sumber air dari parit yang hampir mengering dimanfaatkan untuk membantu proses pemadaman,” jelasnya.

Setelah api dikendalikan, petugas tetap melakukan pemantauan dan pendinginan. Asap masih terlihat di sekitar lokasi sehingga pengecekan berkala dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Di Kecamatan Bukit Batu, Polsek Bukit Batu mengecek titik panas di kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 23, Kelurahan Marang. Dari pengecekan awal, petugas menemukan kebakaran lahan sekitar enam kilometer dari muara jalan tersebut.

Jarak lokasi dari permukiman dan minimnya sumber air menjadi kendala penanganan. Petugas terus memantau kondisi di lapangan untuk mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Kapolsek Bukit Batu Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan menegaskan, setiap informasi titik panas perlu segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan langsung.

“Setiap informasi titik hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas,” tegasnya.

Penanganan juga dilakukan di Kecamatan Jekan Raya. Tim Patroli Pemadaman Karhutla Polresta Palangka Raya Regu 7 memadamkan kebakaran lahan di Jalan Persi, Kelurahan Menteng.

Sebanyak delapan personel yang dipimpin Wakasat Samapta Iptu Siswanto dikerahkan ke lokasi. Lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut dalam dengan pepohonan kering, dengan luas sekitar 4.580,08 meter persegi.

Petugas menggunakan air dari kolam dan sumur bor milik warga yang berjarak sekitar 20 meter dari titik api. Sebanyak delapan kendaraan roda dua dan satu mesin alkon turut digunakan untuk mendukung pemadaman.

“Pemadaman dilakukan dengan memanfaatkan sumber air dari kolam dan sumur bor milik masyarakat, hingga api berhasil dipadamkan meski masih terdapat asap di lokasi,” kata Siswanto.

Penanganan berlangsung sejak pagi hingga sore. Meski api berhasil dikendalikan, petugas tetap memantau sisa asap untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Polresta Palangka Raya mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan titik api atau indikasi kebakaran lahan. Dukungan warga, termasuk informasi awal dan bantuan sumber air, dinilai penting dalam mempercepat penanganan karhutla.

“Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan penanganan secara cepat terhadap setiap kejadian karhutla. Sinergi serta dukungan masyarakat juga sangat penting, khususnya dalam penyediaan sumber air dan upaya pencegahan agar kebakaran tidak kembali terjadi,” pungkas Siswanto. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami