KLIK.SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kandan-Camba, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali membesar pada Senin (12/10) malam. Kebakaran yang dilaporkan berlangsung lebih dari sepekan itu telah berdampak pada sejumlah kebun warga.
Warga setempat, Sala, membenarkan kebakaran tersebut. Menurutnya, masyarakat telah berjaga selama lebih dari sepekan, tetapi api belum sepenuhnya padam.
“Benar kebakaran di Kandan-Camba,” ujar Sala, Selasa (13/10).
Ia mengatakan, kobaran api kembali membesar pada malam sebelumnya. Kondisi itu membuat warga khawatir karena api masih menyala, sementara sejumlah kebun masyarakat dilaporkan telah terbakar.
“Kalau tidak salah sudah lebih dari seminggu warga berjaga, tetapi api belum padam. Malam tadi apinya besar,” tambahnya.
Video yang beredar memperlihatkan kobaran api membakar kawasan lahan di Kandan-Camba. Informasi awal menyebutkan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai puluhan hektare. Namun, angka tersebut belum terverifikasi dan masih memerlukan pendataan petugas di lapangan.
Bagi warga yang menggantungkan penghasilan dari kebun, kebakaran menjadi ancaman terhadap sumber mata pencaharian mereka. Warga berharap penanganan segera diperkuat agar api tidak menjalar dan menambah luas lahan yang terdampak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Wakil Bupati Kotim Irawati bersama petugas telah menuju lokasi kebakaran. Perkembangan penanganan di lapangan masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, luas pasti lahan terbakar, jumlah kebun warga yang terdampak, serta penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. (KLIK-RED)