KLIK.SAMPIT – Kebakaran lahan kosong dan semak belukar terjadi di Jalan Trans Desa Kandan, Desa Camba, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (14/10). Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim mulai melakukan pemadaman pada pukul 14.51 WIB setelah menerima informasi dari warga.
Berdasarkan laporan insiden Peleton III Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim, informasi kebakaran diterima pada pukul 09.30 WIB. Petugas berangkat menuju lokasi pada pukul 13.22 WIB dan tiba sekitar pukul 14.30 WIB.
“Satu menit setelah pemadaman dimulai, api dilaporkan berhasil dilokalisasi. Petugas kemudian melakukan pendinginan pada pukul 14.53 WIB untuk memastikan kondisi di lokasi terkendali,” ungkap Komandan Peleton III Disdamkarmat Kotim Harianto.
Penanganan berlanjut hingga malam. Petugas melakukan pemeriksaan pada pukul 21.30 WIB, sebelum operasi dinyatakan selesai pada pukul 22.00 WIB. Rombongan petugas tiba kembali di Markas Komando Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim pada pukul 22.57 WIB.
Dalam operasi tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim mengerahkan mobil Hilux Rescue, mobil tangki pemadam kebakaran, serta kendaraan operasional lainnya. Sejumlah pejabat dinas juga turut berada di lokasi untuk mendukung penanganan.
Laporan turut mencatat kehadiran Wakil Bupati Kotim, Kapolres Kotim, Camat Kota Besi, unit suplai dan tim posko karhutla, serta Babinsa Kecamatan Kota Besi.
Petugas bergerak dari titik kumpul di Pos Sektor Kecamatan Kota Besi bersama rombongan Wakil Bupati Kotim dan tim posko karhutla menuju Desa Camba untuk melakukan pemadaman.
Berdasarkan laporan tersebut, tidak ada bantuan personel tambahan yang dicatat dari lokasi kejadian. Kondisi penanganan, kemampuan petugas, dukungan logistik, dan komunikasi masing-masing dinilai baik.
Laporan pemadam kebakaran belum mencantumkan dugaan penyebab maupun luas area yang terbakar. Pemilik lahan juga tidak tercatat dalam laporan, sementara taksiran kerugian dinyatakan nihil.
Data korban jiwa dalam laporan belum memuat jumlah orang pada masing-masing kategori. Karena itu, kondisi korban tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan dokumen tersebut.
Kebakaran ditangani hingga operasi dinyatakan selesai pada Rabu malam. Namun, informasi mengenai penyebab dan luas lahan yang terbakar masih memerlukan keterangan lebih lanjut dari pihak terkait. (KLIK-RED)