Home Peristiwa Kim Jong Un Diisukan Meninggal, Media Korut Laporkan Aktivitas Terbarunya

Kim Jong Un Diisukan Meninggal, Media Korut Laporkan Aktivitas Terbarunya

  Redaksi   | Rabu , 21 Oktober 2026
d077eafd90180c1e77c2e77b92b53744.jpg
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat menyampaikan pidato kunjungan ke Kementerian Pertahanan untuk memperingati ulang tahun ke-78 berdirinya angkatan bersenjata, di Pyongyang, Korea Utara, 8 Februari 2026, dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara. (via REUTERS/KCNA/CNBC Indonesia)

KLIKKALTENG.ID - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dikabarkan meninggal dunia akibat pendarahan otak. Namun, kabar tersebut belum didukung bukti yang dapat diverifikasi, sementara media pemerintah Korea Utara melaporkan aktivitas terbaru Kim saat mengunjungi pameran pakaian dan alas kaki di Pyongyang, Senin (19/10).

Kantor Berita Pusat Korea atau Korean Central News Agency (KCNA) melaporkan kunjungan Kim ke Pameran Pakaian dan Alas Kaki Nasional 2026. Dalam kegiatan tersebut, Kim didampingi sejumlah pejabat tinggi partai dan pemerintah, serta putrinya, Kim Ju Ae.

Laporan mengenai aktivitas Kim itu diterbitkan media pemerintah Korea Utara pada Selasa (20/10). Kemunculan tersebut menjadi informasi terbaru di tengah beredarnya rumor kematian sang pemimpin di media sosial.

Kabar tersebut bermula dari unggahan Wanjun Xie, tokoh yang mengaku sebagai ketua Partai Demokrasi China. Ia mengklaim Kim mengalami pendarahan otak parah hingga tidak sadarkan diri, kemudian dibawa ke Beijing, China, untuk mendapatkan penanganan medis.

Xie juga mengeklaim Kim meninggal dunia setelah menjalani penanganan medis dan jenazahnya telah dipulangkan secara diam-diam ke Korea Utara. Namun, ia tidak menyertakan bukti yang dapat menguatkan klaim tersebut.

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan bahwa pejabat diplomatik dan keamanan Korea Selatan menyatakan tidak memiliki informasi yang mendukung kabar kematian Kim. Hingga laporan ini disusun, belum ada konfirmasi resmi yang menyatakan pemimpin Korea Utara tersebut meninggal dunia.

Selain rumor kematian, Xie turut menyebarkan klaim mengenai perubahan kepemimpinan di Korea Utara. Ia menyebut adik perempuan Kim, Kim Yo Jong, telah mengambil alih kekuasaan dan mengklaim China mengirim ribuan personel militer ke Pyongyang.

Klaim mengenai pergantian kekuasaan dan pengerahan personel militer tersebut juga belum terverifikasi secara independen. Karena itu, informasi tersebut perlu disikapi secara hati-hati dan tidak dianggap sebagai fakta yang telah dipastikan.

Rumor mengenai kondisi Kim Jong Un bukan kali pertama beredar. Pada 2020, kabar serupa juga muncul di tengah spekulasi mengenai kesehatannya, sebelum Kim kembali terlihat dalam kegiatan publik.

Terbatasnya akses informasi dari Korea Utara membuat perkembangan mengenai pemimpinnya kerap sulit diverifikasi secara independen. Laporan media pemerintah mengenai aktivitas Kim menjadi informasi terbaru yang tersedia, tetapi tidak menggantikan kebutuhan akan konfirmasi resmi terkait rumor yang beredar. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami