Home Peristiwa Tinjau Penanganan Karhutla Kotim, Kapolda Tekankan Api Jangan Sampai Menyala Lagi

Tinjau Penanganan Karhutla Kotim, Kapolda Tekankan Api Jangan Sampai Menyala Lagi

  Redaksi   | Selasa , 27 Oktober 2026
0843fe177ff2655f5271b21829fc9348.jpg
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan mengamati emadaman dan pembasahan lahan agar api tidak kembali menyala di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (27/10). (DIskominfo Kotim/Klikkalteng.id)

KLIK. SAMPIT – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (27/10). Dalam peninjauan tersebut, ia menekankan pentingnya pemadaman dan pembasahan lahan agar api tidak kembali menyala.

Kunjungan itu turut dihadiri Bupati Kotim Halikinnor, Wakil Bupati Irawati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Di lapangan, Kapolda memantau upaya pemadaman sekaligus pembasahan lahan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah munculnya kembali titik api, terutama di kawasan gambut yang memerlukan penanganan dan pemantauan berkelanjutan.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Bupati, Ibu Wakil Bupati, dan seluruh satgas yang sudah bekerja keras. Yang dilakukan bukan hanya pemadaman, melainkan juga pembasahan,” ujar Iwan.

Selain meninjau penanganan karhutla di lapangan, Kapolda juga memantau perkembangan situasi di Kecamatan Seranau melalui panggilan video. Pemantauan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi penanganan di wilayah tersebut.

Iwan menekankan bahwa pengendalian karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, Satgas Karhutla, hingga unsur terkait lainnya. Sinergi diperlukan untuk memperkuat pencegahan, mengantisipasi api kembali menyala, dan menekan dampak kebakaran terhadap masyarakat.

Penanganan karhutla tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Pembasahan lahan dan pemantauan lanjutan diperlukan untuk mengurangi risiko titik api kembali muncul, khususnya di wilayah rawan kebakaran. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami