Home Peristiwa Buaya Besar Muncul di Sungai Cempaga, Warga Diminta Waspada

Buaya Besar Muncul di Sungai Cempaga, Warga Diminta Waspada

  Sugianto   | Kamis , 29 Oktober 2026
508a3d0e27177c7bcb0551750f244084.jpg
Seekor buaya berukuran besar dilaporkan muncul di permukaan Sungai Cempaga, tepatnya di perairan Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur , Kamis (29/10). (Sugianto/Klikkalteng.id)

KLIK. SAMPIT – Seekor buaya berukuran besar dilaporkan muncul di permukaan Sungai Cempaga, tepatnya di perairan Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kemunculan reptil tersebut membuat warga yang masih menggunakan sungai untuk aktivitas sehari-hari diimbau meningkatkan kewaspadaan.

Warga setempat, Sri Purnama, mengatakan buaya itu terlihat sekitar tiga hari sebelum Kamis (29/10), pada pagi hari. Meski berada cukup jauh, tubuh buaya tampak besar dan panjang saat bergerak di permukaan air menuju arah Cempaka Mulia.

“Iya, muncul sekitar tiga hari lalu. Buayanya cukup besar dan panjang. Meski dari jauh, tetap terlihat di permukaan air menuju arah Cempaka Mulia,” ujarnya, Kamis (29/10).

Menurut Sri, kemunculan buaya perlu menjadi perhatian karena sungai masih digunakan warga untuk mandi, mencuci, buang air, hingga bepergian menggunakan perahu. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus lebih berhati-hati saat berada di tepian maupun beraktivitas di perairan.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain di sekitar sungai tanpa pendampingan orang dewasa.

Sementara itu, Komandan Pos Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit, Muriansyah, mengatakan laporan kemunculan buaya di kawasan Sungai Cempaga sebelumnya juga pernah diterima dari sejumlah desa.

Wilayah yang pernah dilaporkan antara lain Desa Sungai Paring, Desa Cempaka Mulia Timur, dan Desa Cempaka Mulia Barat.

Muriansyah mengimbau warga agar berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama pada malam hari ketika kondisi sekitar lebih sulit dipantau. Masyarakat diminta menghindari aktivitas berisiko di perairan dan mengutamakan keselamatan.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak membuang bangkai hewan ke sungai serta menghindari pemeliharaan ternak, seperti ayam dan itik, di belakang atau kolong rumah yang berbatasan langsung dengan perairan.

“Kalau bisa, jangan memelihara ternak seperti ayam dan itik di belakang atau kolong rumah. Jangan membuang bangkai binatang ke sungai karena dua hal tersebut bisa menyebabkan buaya datang di sekitar rumah,” imbaunya.

Warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Cempaga diharapkan tetap waspada saat memanfaatkan sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Pengawasan anak-anak dan menjaga lingkungan agar tidak menarik buaya mendekati permukiman menjadi langkah pencegahan yang perlu diperhatikan. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami