Home Peristiwa Bangunan Walet Roboh Timpa Masjid, Tiga Rumah Ikut Terdampak Kebakaran Cempaga, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Bangunan Walet Roboh Timpa Masjid, Tiga Rumah Ikut Terdampak Kebakaran Cempaga, Diduga Akibat Korsleting Listrik

  Redaksi   | Minggu , 25 Oktober 2026
5dc0a459cdb7e460ffeecf64cc609faf.jpg
Gedung walet turut terbakar dalam peristiwa kebakaran di Desa Cempaka Mulia Barat, Jalan Tjilik Riwut Km 32, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (25/10) petang. (Tangkapan layar video rekaman warga)

KLIK. SAMPIT – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Gang Al-Muhajirin, Desa Cempaka Mulia Barat, Jalan Tjilik Riwut Km 32, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (25/10) petang. Tiga rumah warga, Masjid Al-Muhajirin, dan satu bangunan sarang burung walet terdampak dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.42 WIB. Kobaran api membesar dengan cepat hingga terlihat dari seberang sungai dan merembet ke sejumlah bangunan di sekitarnya.

Warga berupaya membantu pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dijangkau. Besarnya kobaran api membuat warga khawatir kebakaran meluas ke bangunan lain di kawasan permukiman tersebut.

Seorang warga setempat, Murni, membenarkan bahwa kebakaran berdampak pada tiga rumah warga, masjid, dan bangunan walet.

“Bangunan yang terdampak ada tiga rumah warga, satu masjid, dan satu bangunan walet. Api cepat membesar hingga merembet ke bangunan lain. Bangunan walet itu juga roboh dan mengenai masjid,” ujarnya.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, api diduga bermula dari bangunan sarang burung walet. Korsleting listrik disebut sebagai kemungkinan penyebab kebakaran, tetapi hal tersebut belum terkonfirmasi secara resmi.

Bangunan walet yang roboh turut mengenai Masjid Al-Muhajirin. Dampak kebakaran tersebut membuat tempat ibadah warga ikut terdampak, selain rumah-rumah yang berada di sekitar sumber api.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi mengenai total kerugian material maupun ada atau tidaknya korban jiwa. Penyebab kebakaran juga masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami