KLIK. SAMPIT – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Angga Aditya Nugraha, mengajak komunitas dan organisasi kepemudaan untuk terlibat membantu penyaluran air bersih kepada masyarakat. Menurutnya, kepedulian terhadap kebutuhan warga perlu menjadi gerakan bersama, termasuk dengan melibatkan relawan muda.
Angga mengatakan, kondisi Kotim mulai menunjukkan perbaikan setelah sebelumnya menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap. Kualitas udara mulai membaik dan aktivitas transportasi berangsur kembali normal.
Meski demikian, persoalan pemenuhan air bersih masih menjadi perhatian karena sejumlah wilayah masih membutuhkan bantuan. Penyalurannya pun memerlukan dukungan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah, warga, dan pengurus RT, tetapi juga komunitas serta organisasi kepemudaan.
Baca Juga:
Bidik Satu Fraksi, Perindo Kotim Perkuat Konsolidasi Menuju 2029
"Harapan kami, anak-anak muda juga bisa ikut bergerak membantu penyaluran air bersih kepada masyarakat. Jadi, kepedulian ini tidak hanya dilakukan warga dan RT, tetapi juga melibatkan relawan-relawan pemuda," ujarnya, Selasa (3/11).
Angga menilai, keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, kegiatan tersebut juga dapat menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab sosial.
Ia mencontohkan kelompok relawan di wilayah Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MB Ketapang), yang sebagian anggotanya merupakan pelajar SMP dan SMA. Menurutnya, keterlibatan mereka dalam kegiatan kemanusiaan menjadi aktivitas positif sekaligus kesempatan untuk membantu lingkungan sekitar.
"Ini patut kita apresiasi. Anggotanya anak-anak muda, bahkan ada yang masih pelajar SMP dan SMA. Mereka mau terlibat dalam kegiatan sosial dan membantu masyarakat. Ini merupakan kontribusi yang sangat berarti bagi daerah," ungkapnya.
Selain mendorong aksi sosial, Angga mengajak komunitas kepemudaan menghidupkan kembali berbagai kegiatan positif seiring membaiknya kondisi cuaca dan lingkungan. Kegiatan olahraga, aktivitas komunitas, serta kegiatan sosial kemasyarakatan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas.
Ia berharap komunitas pemuda memiliki agenda rutin yang produktif. Dengan begitu, waktu luang generasi muda dapat diisi melalui kegiatan yang bermanfaat sekaligus mengurangi risiko keterlibatan dalam aktivitas negatif.
Baca Juga:
Eks Pasar Mentaya dan Mangkikit Terbengkalai, DPRD Kotim Desak Evaluasi Pengelolaan
"Kalau komunitas anak muda bisa mengagendakan kegiatan olahraga, kegiatan sosial, dan aktivitas positif lainnya, tentu akan sangat baik. Kita ingin waktu dan potensi mereka diarahkan pada hal-hal yang produktif," tuturnya.
Angga menegaskan, pembangunan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan lembaga formal. Partisipasi masyarakat, termasuk generasi muda, juga dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan relawan, Angga turut menyerahkan bantuan mesin alkon kepada kelompok relawan muda di wilayah MB Ketapang. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan sosial, terutama dalam membantu penyaluran air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia berharap mesin alkon itu dapat dimanfaatkan secara optimal dan mendorong para relawan muda untuk terus terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan di Kotim. (KLIK-RED)