KLIK. SAMPIT – Kebakaran menghebohkan warga Jalan Lingkar Kota Utara atau Jalan Ir Soekarno, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin siang (1/9). Diduga, api berasal dari korsleting kabel mobil yang terparkir di kawasan itu.
Kasi Humas Disdamkart Kotim, Heri Wahyudi, menyebut pihaknya menerima laporan sekitar pukul 14.19 WIB. “Kurang lebih 30 menit api berhasil dilokalisir. Tidak ada korban jiwa, pemilik rumah saat itu sedang berada di kebun,” jelasnya, Selasa (2/9).
Petugas sempat mendengar dua kali ledakan sebelum api padam. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Baca Juga:
Bendahara KUD Harapan Makmur Hilang, Uang SHK Rp1,4 Miliar Belum Ditemukan
Heri mengingatkan masyarakat, khususnya pemilik kendaraan, agar rutin memeriksa kondisi mesin dan instalasi listrik mobil untuk mencegah kebakaran serupa.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran menimpa bangunan milik warga di di Jalan Lingkar Kota Utara atau Jalan Soekarno, tepat, Senin siang (1/9). Peristiwa ini sontak menghebohkan warga sekitar maupun pengguna jalan yang melintas.
Api diduga berasal dari sebuah mobil pikap yang terparkir di garasi salah satu rumah di lokasi tersebut. Dalam waktu singkat, api membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
Baca Juga:
Truk Bermuatan Cangkang Sawit Terbalik di Cempaga, Perempuan Pengguna Sepeda Listrik Dilarikan ke RS
Sejumlah warga yang panik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.
“Awalnya kami lihat ada asap keluar dari garasi, tidak lama kemudian api langsung membesar,” ujar Mulyadi, salah seorang warga sekitar.
Petugas pemadam kebakaran bersama relawan berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain. Upaya itu berlangsung cukup dramatis mengingat lokasi berada di tepi jalan utama yang ramai lalu lintas.
Baca Juga:
Botol Plastik di Bawah Setir Truk Berisi 45 Paket Sabu, Polisi Amankan Pria di Sampit
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun jumlah kerugian yang ditimbulkan. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan di lapangan.(KLIK-RED)