KLIK. SAMPIT – Sejumlah pelajar di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terlibat dalam kegiatan sosial untuk membantu masyarakat menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Para relawan yang sebagian masih duduk di bangku SMP dan SMA itu turut membantu penanganan kebakaran serta penyaluran air bersih kepada warga.
Keterlibatan mereka menjadi bentuk kepedulian generasi muda terhadap persoalan lingkungan dan kebutuhan masyarakat. Aksi tersebut juga menunjukkan bahwa upaya membantu warga dapat dilakukan melalui gotong royong lintas generasi.
Anggota DPRD Kotim Angga Aditya Nugraha mengatakan, kelompok relawan itu terbentuk atas kesadaran para pelajar terhadap kondisi lingkungan dan persoalan sosial di sekitar mereka.
Baca Juga:
11 Tahun Tak Dikeruk, Muara Sungai Mentaya Kian Mendesak Dibersihkan
“Relawan ini terbentuk atas kesadaran diri mereka terhadap kondisi lingkungan dan persoalan sosial di masyarakat saat ini. Anggotanya anak-anak muda, ada yang masih SMP dan SMA,” kata Angga, Rabu (4/11/2026).
Menurutnya, keberadaan relawan tersebut memberikan dukungan bagi masyarakat, terutama saat menghadapi ancaman kebakaran lahan dan keterbatasan air bersih akibat kemarau berkepanjangan.
Untuk menunjang kegiatan mereka, Angga yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD Kotim memberikan bantuan satu unit alat pemadam kebakaran atau alkon secara pribadi. Peralatan tersebut diharapkan dapat membantu para relawan ketika terlibat dalam penanganan kebakaran di lapangan.
Baca Juga:
Sungai Hantipan Jadi Jalur Vital Warga, Pembenahan Diminta Dipercepat
“Saya secara pribadi memberikan bantuan alkon untuk membantu mereka dalam penanganan kebakaran,” ujarnya.
Angga menilai, kegiatan sosial seperti ini dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Melalui keterlibatan langsung, pelajar juga belajar bekerja sama, bertanggung jawab, serta memahami persoalan yang dihadapi warga.
Ia berharap semakin banyak anak muda di Kotim yang terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan, baik dalam menjaga lingkungan maupun membantu masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga:
Bidik Satu Fraksi, Perindo Kotim Perkuat Konsolidasi Menuju 2029
“Harapan saya, semakin banyak anak muda yang tergerak untuk peduli terhadap lingkungan dan mau terlibat dalam kegiatan sosial. Jangan hanya berpangku tangan, tetapi ikut memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (KLIK-RED)