KLIK. SERUYAN – Helikopter water bombing yang menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kabupaten Seruyan, mengalami kecelakaan di perairan Sungai Tulis, Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu (4/11).
Mengutip beritaseruyan.com, kecelakaan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Helikopter itu saat kejadian sedang menjalankan operasi pemadaman karhutla di wilayah TNTP.
Informasi sementara menyebutkan terdapat delapan orang di dalam helikopter. Enam kru dilaporkan telah dievakuasi, sedangkan dua orang lainnya masih dalam pencarian.
Baca Juga:
Ditemukan Sendirian di Bagendang Tengah, Anak Orangutan Akan Direhabilitasi
Berita Seruyan juga melaporkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah korban menjalani perawatan di RSUD Kuala Pembuang. Namun, hingga berita ini disusun, identitas korban serta kondisi seluruh kru belum dapat dipastikan melalui keterangan resmi.
Sejumlah personel TNI dan Polri terlihat berjaga di RSUD Kuala Pembuang. Salah seorang anggota yang bertugas di lokasi mengatakan pihaknya belum dapat memberikan informasi lebih lanjut dan meminta media menunggu keterangan dari petugas berwenang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Seruyan Agus Supriadi juga menyampaikan belum menerima informasi lengkap mengenai kejadian tersebut.
Baca Juga:
Putus Kabel Kontak untuk Curi Motor, Residivis di Palangka Raya Kembali Ditangkap
“Kami masih belum dapat info lengkap,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Hingga kini, informasi mengenai kronologi kecelakaan, penyebab jatuhnya helikopter, identitas korban, serta kondisi dua kru yang masih dalam pencarian masih menunggu konfirmasi dari pihak berwenang. (KLIK-RED)